Rabu, 26 Desember 2012

c I N T A

c i n t a
By: iffa, 22-12-12

 









cinta tidak pernah meminta maaf.
Datangpun tiba-tiba
Apalagi permisi,
Yang ku tau cinta bukan paksaan,
Hatilah yang berbicara,
Bukan maksud  tanpa sua itu salah,
 tapi…
Kebenaran cinta sejati,
Adalah nurani,
Cinta tak bisa di bohongi,
Sekeras usaha tuk mengelak,
Percaya atau tidak,
cinta semakin menghampiri,
 Keadaan  luar biasa ketika kita merasakan cinta.
Mengubah cakrawala kebahagiaan,
Menuju hidup  lebih sempurna,
Sulit diperkirakan seberapa dalamnya,
Siapa yang tahu??
Seberapa Kedalaman cinta,
Kalian ahli matematikapun
Tak bisa menghitung dalamnya cinta,
Sebuah  fatamorgana,
Jika berbicara kedalaman cinta.
Cinta itu ada karna tuhan yang mengkehendaki,
Senyuman salah satu wujudnya,
Penuh cerita unik yang menjadi coretan,
Debaran di dada yang di rasakan,
Setiap saat apapun.
Saling menatap serta bersua bersama,
Ada suara
“malu tapi mau, lebih baik, tunggu tiba saat nanti”
Jangan melupakan adanya malu,
Budayakan malu itu,
Bahwa cinta tidak untuk di umbar-umbar,
Tapi dirasakan & dijalin bersama.
Selama masih berkesempatan mencintainya.
Anugrah terindah dari cinta,
Adalah ketulusan,
Tanpa ketulusan keajaiban cinta sirna,



note: https://www.facebook.com/notes/iffa-zai-zai/c-i-n-t-a/508705215817768 

 

Rabu, 12 Desember 2012

Seminar Nasional Membangun Budaya Digital di Perguruan Tinggi



Prof. Dr. Musa Asyarie membuka seminar dengan Gong Digital

(4/12/2012) Pusat Komputer dan Sistem Informatika (PKSI) UIN Sunan Kalijaga adakan Seminar nasional dengan tema "Digital Lifestyle Experience for Higher Education". Acara  ini diadakan digedung Convention Hall dan dihadiri oleh mahasiswa, dosen, karyawan dan masyarakat umum. Seminar ini dibuka langsung oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. H. Musa Asy'arie dengan Gong Digital. Menurut Ketua PKSI, Agung Fatmanto, Ph.D., kegiatan ini diadakan sebagai komitmen UIN Sunan Kalijaga dalam mewudkan kampus digital dan sebagai upaya membangun budaya  digital di perguruan tinggi. “ Di era globalisassi saat ini, perguruan tinggi harus memaksimalkan pengunaan tekhnologi digital, mengingat perkembangan arus informasi yang begitu pesatnya, hal ini sebagai imbas dari kemajuan dunia digital yang terjadi saat ini. Penerapan teknologi digital juga harus dibarengi dengan peningkatan pengetahuan teknologi komputerisasi bagi seluruh civitas kampus, baik dosen, pegawai dan mahasiswanya, agar menjadi sinergisitas”, tutur Agung Fatmanto yang juga dosen pada Fakultas Sains dan Teknologi. Dalam seminar ini menghadirkan Ryan Fabella (Client Software Architec IBM), Pepita Gunawan (Indonesian Google Southeast Asia dan Agung Fatmanto, Ph.D. sebagai pembicara.
Dalam sambutannya Musa Asyarie menyampaikan bahwa, UIN Sunan Kalijaga akan senantiasa mengembangkan kampus menuju kampus digital, karena, dengan penerapan teknologi digital, semua akses informasi akan menjadi mudah. Perkembangan teknologi yang begitu pesat seharusnya kita manfaatkan dan direspons secara positif, jangan sampe dengan perkembangan itu kita malah menjadi keblinger. “ Saat ini kita sudah dikuasai oleh dunia ‘kotak’, karena sebagian besar alat teknologi yang kita gunakan berbentuk kotak, PC, Monitor, PC Tablet, HP, Laptop semuanya berbentuk kotak. Melihat hal ini, kita jangan sampai dikotak-kotakkan oleh barang ‘kotak’ ini. Karena dengan barang ‘kotak’ ini individualisme akan semakin meningkat, untuk itu filter dalam penggunaan teknologi di era digital ini sangat penting”, tutur Musa.
“ Dalam acara ini juga dihadiri oleh delegasi PTAIN se-Indonesia dan delegasi pusat komputer Perguruan Tinggi dan civitas Mahasiswa se-DIY ”, tambah Agung. *(Doni Tri W-Humas UIN Suka)



sumber:  ARTIKEL
 

Senin, 26 November 2012

Mars of 2hearts

Tidak sedikit ank2 yg berlarian pagi itu d'balkon lantai 2 SMP sahdu, Nila pun b'larian krn s2t itu ia terlambat mngikuti ujian seleksi. Dgn nafasnya yg msh ngos2an membwt konsentrasinya pecah dan jg krn pertma kali ujian yg satu ruangan tak ia kenali, gu2p, cemas, pokoknya rasanya nan02, d'tambh lg anak lk2 d'sbelah nila yg minjam eraser b'kali2,

"pinjam tip-x nya y" ucpnya sering.

Hal itu sbnarnya sngt m'g3 nila yg n0tabenya anak yg sulit konsen belajar klo ada suara,

nilapun angkt bicara "bawa saja erasernya" sambil men0leh sbntar kpd anak lk2 itu.

"oke, tp km pke pa kalo mbthkannya?" tnyanya yg menghwatrkn nila.

"d'kotak pensilqu msh ada" jwb nina. "ooh mksh, , ". "iya". Selang 30menit yg wkt ujianya kurang 10menit habis, soal nila yg msh blm terjwb msh 40 soal dr keseluruhan 100 soal.

Nila dlm hati (y allah, kog msh bnyk yg belum terjawb..) berbrengan dg suara anak lk2 itu lg "ini mksh penghpusmu, oiya nama km cp, dr SD mana" tanyanya. "nila, sd roga" jwbnya tnp men0leh n kpla tetap tertnduk pd soal. "aku dafikh, dr SD banjo, btw km knp milih smp sahdu?" tnyanya.

"kamu bs diam tdk? G tw apa aq sdng sbuk ngerjain soal2, kurang bnyk nih aku.." jwbnya nila dgn kesal.

"y allah, mf ma'aaf, mf yaa. Kalo bgtu bgmn kalo km nyontoh punyaku aja?, sbg ucpan permint2n mfqu" jwbnya menyesal. Dgn tdk menyia2kan wkt nila menerima"wah, iya iya.."

selama menyontek jwbn nila sering d'tatap dafik dgn aura aneh. Aura cinta, aura seram, aura misteri ato aura kasih yaaa.. Sesekali nila jg memandangnya tp ketika ingat yg hrus dy slesaikan dy mengalihkan pandanganya kembali kpd krtasnya...,

daaan selesai jg soal2nya.

keringat nilapun bercu2ran. Nila tdk memperdulikannya, hngga ia tersadar ada usapan tisu yg membasuh keningnya. Sontak nilapun kaget "ap2n km?" melepaskan tangan dafik tnpa mlpskan,

"mf, aku cm mau bntu m'usap keringatmu, tkutnya nanti netes d'LJK kan jd sia2 usahamu mngerjakan itu." jelas dafik kpd nila yg sbelumnya membwt nila salah paham.

Hmmmm, apa sbnarnya yg d'rasakan nila??

Sblmya dafikh mengusap keringat nila dgn tisu, dan nila sec4nya
Menghndrkan tngan dafik dr keningnya tnpa melepaskan tngan dafik dri tanganya "ap2n km?", "mf, aku hnya ingn membntu mengusap keringatmu agar tdk menetes k LJKmu n mengotori LJKmu, kan jd sia2 yg km krjakan td."

"e iyaa, bner jg km. Mksh sekali lg y" nilapun merasa ada benarnya yg d'katakan laki2 itu. Msh ada yg aneh yg d'rasakan nila, apa itu? Uppzz iya... Tngannya. tangan dafik msh d'pegang nila. "oh iya. Maaf.." ucpnya smbil melepaskan tngan dafik. Sedangkan dafik garuk2 kepalanya yg tdk gatel itu smbil mengatakan "h'em gpP, mf jg ak tdk membwtmu nyaman selama td km mengerjakan soal..", "iya, gpp. Lagian aku td jg nyontek km" ucap nila sambil ketawa lepas. Kwkwkw :D


Wiuwiuwiuwiuwiuwiuwiuwiuwiu...
Pertanda ujian selesai.

"baik anak2, wkt sudah hbs, LJK taroh d'tepi meja sblh kanan dan soal d'sblh kiri. Kalian boleh keluar sekarang juga."

keluar dr ruang ujian,
masih d'atas, nila mengambil udara lepas yg sangat menyegarkan... "hmmmm, akhrnya dah selesai. Alhamdulillah. Sem0ga d'terima. Amin"

"doooR..!" suara mengagetkan dr belakang nila. Nilapun langsung men0leh... "mengagetkan saja km fik.." jelas nila kpd dafik.
"kamu sich, aneh bnget. Sdng ngpain coba merentangkan tngn gtu..?" tmbah dafik, sambil senyum simpul.
"g kog, cuma lega aja ujianya dah selesai, oiya knp blm pulang?"
"iya, sdkt lega. Pasti qt diterima. Kan km ny0ntek aku, jd ak bs pastikan 40soal yg km contoh driqu benar!" jwb dafik smbil ngeledek kelakuan nila yg ny0ntek pas ujian dan sesekali ketawa kecil. "iya nie ak sdng menunggu temen," tambah dafik dan setelah itu tak lama teman dafik datang.. "itu dy temanqu dah datang, kenalkan ini roni, roni kenalkan ini nila" dikenalkannya mereka berdua oleh dafik. "hai" saling menyapa d'antara mereka.

"fik, ayo buruan pulang, d'tunggu tu anak2 d'sanggar jami'ah, ayo!" ucp roni mengajak dafik.

"Iya iya, sabar bro" jawb dafik.
"nil, pulang dulu ya. Smpe ketemu. Oke?"ucp dafik smbl melambaikan tangan..
"bye.."


bagaimana kelanjutannya?

baca di http://www.facebook.com/iffa.zai/notes

Rabu, 17 Oktober 2012


Ketika Nihlah Bersua

Pengaruh seorang guru tak terbatas. Ia tidak akan pernah tahu kapan pengaruhnya akan berhenti. (Henry Adams)
Mengajar adalah belajar untuk kedua kalinya (Joseph Joubert)
Dengan belajar, kita akan mengajar; dengan mengajar kita akan belajar. (Peribahasa Latin)
Membuat anak-anakmu bersikap jujur adalah awal pendidikan. (John Ruskin)
Hasil yang paling berharga dari semua jenis pendidikan adalah kemampuan untuk membuat diri kita melakukan sesuatu yang harus kita lakukan, pada saat hal itu harus dilakukan, baik kita menyukainya maupun tidak. Ini adalah pelajaran pertama yang harus dipelajari, dan semua apa pun seseorang mulai belajar, pelajaran ini mungkin pelajaran terakhir yang sungguh-sungguh dapat ia kuasai. (Thomas Huxley)
Pendidikan bukanlah ibara mengisi sebuah ember, melainkan menyalakan sebuah api. (William Butler Yeats)
Kehidupan ibarat melukis sebuah gambar, bukan melakukan penjumlahan. (Oliver Wendell Holmes, Jr.)
Imajinasi lebih penting daripada pengetahuan. (Albert Einstein)
Dalam arti yang sebenarnya dan lebih luas, mendidik seorang anak adalah pekerjaan yang lebih hebat dibandingkan dengan memimpin sebuah negara. (William Ellery Channing)
Hal-hal yang diajarkan di sekolah bukanlah pendidikan, melainkan sarana untuk mendidik. (Ralph Wado Emerson)
Seseorang yang tidak pernah membaca buku yang baik, tidak memiliki keunggulan dibandingkan orang yang tidak bisa membaca. (Mark Twan)
Jika Anda berpendapat pendidikan itu mahal, coba bandingkan dengan harga sebuah kebodohan. (Derek Bok)
Jika aku memaksa seorang anak melihat dunia dari jalur sempit sejarah dan sudut pandangku saja, aku telah kehilangan kesempatan untuk menjadi guru sejati. (Bob Samples)

Untuk menjaga rasa ingin tahu akan semangat bermimpi seorang anak tanpa kepercayaan akan peri-peri dan sebangsanya, maka ia memerlukan bimbingan – paling sedikit – dari satu orang dewasa yang bisa berbagi dengannya untuk menemukan keindahan, semangat dan misteri dunia yang kita tinggali ini. (Rachel Carson)

Anak-anak kita lebih membutuhkan panutan dibandingkan dengan kecaman. (Joseph Joubert)
Anak-anak tidak pernah bisa menjadi pendengar yang baik atas nasihat orangtunya, tapi mereka tidak pernah gagal meniru. (Eleanor Forjean)
Anak-anak membutuhkan kasih sayang, terutama saat mereka tidak pantas menerimanya. (Harold S. Hulbert)
Setiap anak mengenakan tanda “Aku ingin didahulukan SAAT INI JUGA”. Banyak masalah kenakalan anak muncul karena tidak ada seorang pun yang membaca tanda tersebut. (Don Pursuit)
Jika seorang anak diterima apa adanya, ia akan belajar untuk menerima dirinya sendiri. (Dorothy Law Nolte)
Anak-anak tidak mengharapkan “dipahami”, tetapi dicintai oleh orang dewasa. Walaupun cinta itu mungkin diungkapkan dengan kaku atau tegas. Kedekatan tidak pernah ada antara dua generasi, yang ada hanyalah kepercayaan. (Carl Zucker)
Hanya ada dua warisan abadi yang bisa kita wariskan kepada anak-anak kita. Salah satunya adalah akar, dan yang lainnya adalah sayap. (Hodding Carter)
Dalam segala hal, kita belajar hanya dari orang-orang yang kita cintai. (Goethe)
Seorang guru tidak memberikan kearifannya, tetapi kepercayaan dan kasih sayangnya. (Kahlil Gibran)
Saat kita menyaksikan citra diri seorang anak mulai berkembang, maka kita akan mulai melihat kemajuan dalam pencapaian-pencapaiannya. Namun, yang lebih penting lagi, kita akan melihat seorang anak yang mulai lebih menikmati hidup. (Wayne Dyer)

cr:almhafb 


komentar -> Klik sini
azalea flowers
Azalea


Ketika kau pergi lelah karenaku


ku harus merelakanmu


dalam diam dari gunung


yakin yongbyon ku kumpulkan


segenggam bunga azalea


dan ku tebar dijalanmu


selangkah demi selangkah


bunga - bunga itu kau injak perlahan


seiring langkah kepergianmu


ketika kau pergi lelah karenaku


meski harus mati


tak kan ku biarkan setetespun air mataku jatuh


--"--

jika ku berjanji tuk lakukannya,

tentu aku tak kan bisa menepatinya.

Maka dari itu ak tak kan berjanji,

tapi ak berusaha

supaya segalanya tetap berjalan seiring bumi ini masih berputar,

meski ku sadar sangat sulit melakukannya.

Berjalanlah kau, ! !

Jangan berhenti dan menengoku

walau kau menginjak segala taburan bunga itu d'perjalananmu.

Aku tak kan bersedih untuk itu.

Kesalahanku lampau tentu ku sadari.

Benar benar sangat gila kan..,

bila masih sama,

siapa yang ingin gila.

Hanya orang bodoh.

Aku tidak akan sama karna aku tidak mau seperti orang bodoh.

Kebahagiaan, yakin ada d'kehidupan nanti.

D'hidup yang berbeda tapi sama bahagianya.